Arsip | Music RSS feed for this section

Hits Single “Karena Kukan Pergi” by Never Ending

8 Mei

Telah Hadir Hits Single dari Band jebolan jakarta bernama :

“Never Ending”

 

Karena Kukan Pergi

 

Silahkan di Dii dengar dan Berikan Komentar.

Sejarah Musik Indonesia

11 Nov

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas bimbingan dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya.
Modul ini di susun berdasarkan pengetahuan dari media massa yang saya baca, yang berkaitan dengan “Seni Budaya”. Modul ini dapat dijadikan bahan untuk membaca dan mengembangkan seni dan budaya.
Sebagai bentuk upaya partisipasi dalam rangka mewujudkan tujuan di atas, kami berupaya menyusun Modul ini sebagai acuan kegiatan belajar dan keterampilan yang kami pilih dari materi tersebut guna melengkapi sarana belajar bagi kita. baca selanjutnya

SEJARAH MUSIK DUNIA

11 Nov

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis. baca selanjutnya

Joe Satriani

11 Nov

Steve Vai: selama Joe Satriani tetap berkarya, saya akan tak akan kehilangan inspirasi”

Click for larger version Nama Lengkap: Joe Satriani
Website Resmi: Satriani.com
Tempat/Tgl Lahir: 15 Juli 1956 di Westburry, New York, USA
Group Band Saat Ini: Joe Satriani
Group Band Sebelumnya: The Squares
Pengaruh: Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore
Gitar: Ibanez JS Series
Keahlian: Tapping, Alternate Picking, dll

Joe Satriani, pertama kali belajar gitar pada saat berumur 14 tahun. Pada umur 15 tahun, Joe sudah mengajar gitar (selama 3 tahun) kepada beberapa muridnya yang antara lain adalah Steve Vai, Kirk Hammet (Metallica) dan Larry LaLonde (Primus). Dapat dibayangkan betapa tekunnya dan cepatnya Joe mendalami permainan gitarnya. baca selanjutnya

Chord/Akor

11 Nov
akor merupakan kumpulan dari 2 nada atau lebih yang dimainkan secara bersamaan yang berfungsi sebagai penggiring dalam sebuah lagu atau sebagai penghias fill2 penambahan notasi sebuah komposisi lagu
setiap nada pembentuk akor dapat mengalami perubahan naik turun nada dengan nada tertentu . tanda yang digunakan untuk menaikkan nada seharga 1/2 laras yaitu tanda kres ( # ) dan tanda yg digunakan menurunkan nada seharga 1/2 laras yaitu tanda mol (b)

setiap akor memiliki nama dan simbol sebagai berikut:
-CM disebut C major
-Cm disebut C minor
-Cdim disebut C diminished (pengurangan nada )
-C7 disebut C dominant septime 7 ( penambahan nada ke-7
-C/9 disebut C add 9 ( penambahan nada ke 9 major)
- Caug disebut C augmented (penambahan nada 1/2 )

selain itu akor2(Chord) yang memiliki hubungan dengan akor lainnya .berikut contohnya^^
* C-F-G
* A-D-E
* D-G-A
* G-C-D
* F-Bb-C ( B bes ) baca selanjutnya

Blues, Seni Musik Warisan Tradisi Islam

11 Nov

Musik Blus sangatlah kental dengan tradisi Islam di Afrika. (SuaraMedia News)

Blues dikenal sebagai sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Musik yang mulai berkembang pesat pada abad ke-19 M itu muncul dari musik-musik spiritual dan pujian yang biasa dilantunkan komunitas kulit hitam asal Afrika di AS. Musik yang menerapkan blue note dan pola call and response itu diyakini publik AS dipopulerkan oleh ‘Bapak Blues’–WC Handy (1873-1958).

Percayakah Anda bahwa musik Blues berakar dari tradisi kaum Muslim? Awalnya, publik di negeri Paman Sam pun tak meyakininya. Namun, seorang penulis dan ilmuwan serta peneliti pada Schomburg Center for Research in Black Culture di New York, Sylviane Diouf, berhasil meyakinkan publik bahwa Blues memiliki relasi dengan tradisi masyarakat Muslim di Afrika Barat. baca selanjutnya

My Song

18 Okt

Mencoreti buku dan memenuhi isi harddisk dengan sajak2 sendu dan nada2 minor , ,
May be, .
dengaR INI :
1. (Ungkapan Hati)
http://www.4shared.com/audio/XgRuYkOI/Ungkapan_Hati_-_mpuh_1992.html
2. (Taubatku)
http://www.4shared.com/audio/waYG3o7J/Taubatku_-_mpuh_1992.html?

yang ini punya temen saya :

http://www.4shared.com/audio/ZUUk2_dX/Rekaman_I_Remember_You.html

hehehe

butuh komentar & saran untuk lebih maju……………………. thanks
By :: @mpuh_1992

Nasyid Indonesia

20 Jul

Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad. Syair thola’al badru ‘alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami) yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta’lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan jihad maupun perlawanan terhadap imperialisme Israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu.
Nasyid di Indonesia

Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa Arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam.
Kelompok nasyid di Indonesia

Snada
Izzatul Islam
Qatrunnada
Fatih
Gradasi
AL Veoli
Ed Coustic
Shafix
Shoutul Harokah
Arruhul Jadid
Justice Voice
Suara Persaudaraan
Sobaya
Syifa’
Cermin
Harum
Serumpun
Shoutul Khilafah
Embun
Sinapsis Voice
El Kahf

Kelompok nasyid dari luar negeri

Native Deen dari Amerika Serikat
Zain Bhikha dari Afrika Selatan
Outlandish dari Denmark
Raihan (kelompok nasyid ini berasal dari Malaysia namun cukup di kenal di Indonesia)
Dawud Wharnsby Ali dari Kanada
Soldier of Allah dari Amerika Serikat
Rabbani dari Malaysia
Brothers dari Malaysia
Al-Afasy dari Kuwait

Nasyid Dan Perkembangannya Perkembangan Nasyid saat ini mengalami peningkatan yang pesat, terlebih di Indonesia nasyid menjadi suatu yang nge-trand dalam bahasa gaul, hampir di setiap sekolah yang memiliki organisasi Rohis atau Rohani Islam ada Team Nasyid nya masing-masing, terutama di kalangan pelajar SMU.

sumber: wikipedia

Sejarah Nasyid di Indonesia

20 Jul

Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad. Syair thola’al badru ‘alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami) yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta’lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan jihad maupun perlawanan terhadap imperialisme Israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu.
Nasyid di Indonesia

Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa Arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam.
Kelompok nasyid di Indonesia

Snada
Izzatul Islam
Qatrunnada
Fatih
Gradasi
AL Veoli
Ed Coustic
Shafix
Shoutul Harokah
Arruhul Jadid
Justice Voice
Suara Persaudaraan
Sobaya
Syifa’
Cermin
Harum
Serumpun
Shoutul Khilafah
Embun
Sinapsis Voice
El Kahf

Kelompok nasyid dari luar negeri

Native Deen dari Amerika Serikat
Zain Bhikha dari Afrika Selatan
Outlandish dari Denmark
Raihan (kelompok nasyid ini berasal dari Malaysia namun cukup di kenal di Indonesia)
Dawud Wharnsby Ali dari Kanada
Soldier of Allah dari Amerika Serikat
Rabbani dari Malaysia
Brothers dari Malaysia
Al-Afasy dari Kuwait

Nasyid Dan Perkembangannya Perkembangan Nasyid saat ini mengalami peningkatan yang pesat, terlebih di Indonesia nasyid menjadi suatu yang nge-trand dalam bahasa gaul, hampir di setiap sekolah yang memiliki organisasi Rohis atau Rohani Islam ada Team Nasyid nya masing-masing, terutama di kalangan pelajar SMU.

sumber: wikipedia

Sejarah Musik islam

19 Jul

Menurut catatan sejarah (A. Hasymi, Sejarah Kebudayaan Islam), Pengaruh Islam dalam perkembangan musik dunia cukup besar. Di waktu itu ada 2 jenis musik: vokal dan musik instrumen.

Musik vokal melahirkan :qit’a (fragmen); ghazal (lagu cinta) dan mawl (lagu tentang keindahan)

Musik instrumen membuat terciptanya qasaba (nay), tabla (drum), duff (tamborin) dan qasa (cymbal)

Peradaban Islam masuk di Eropa melalui Spanyol dan Balkan, telah mempengaruhi perkembangan musik di Barat. Pada abad ke 8 misalnya, seorang pendeta Kristen, St Medrad Evangel, mencoba memasukan unsur musik Islam ke dalam musik gereja. Seabad kemudian masyarakat barat di spanyol mulai mengenal ritme dan metrum (pergantian naik turunnya suara secara teratur yang berasal dari Al Farabi abad 12), kemudian kaum birokrat Spanyol yang beragama Kristen mengembangkan jenis musik vokal troubadaour-musik yang dimainkan secara solo yang kemudian menjadi embrio folklore atau musik rakyat.

BEBERAPA TOKOH MUSIK ISLAM

1. Kemudian musik Arab mencerap unsur-unsur musik dari Persia dan Roma. Salah satu tokohnya adalah Said Ibnu Mashaj –Mekkah.

2. Penulis teori musik yang pertama di zaman Islam adalah Sulaiman (765) yang belakangan juga mempengaruhi pemusik Eropa.

3. Khalil bin Ahmad (wafat 791) orang pertama di zaman Islam yang memperkenalkan teori menuliskan irama musik dengan not balok.

4. Yahya bin Mansur Al-Mausuly, menulis teori musik, terutama not huruf dan teori dansa.

5. Ishak bin Ibrahim al Mausuly (wafat 850), berhasil memperbaiki musik Arab di zaman Jahiliah dengan sistem baru. Berkat kepiawaiannya, penulis kitab “Kitabul ilhan Ghanam” (Buku Not dan Irama) itu  kemudian mendapatkan julukan “Imamul Mughiyah”,”Raja Penyanyi”

6. Hunia bin Ishak (873), berhasil menyalin sejumalh teori musik karangan dua filsuf Yunani, Plato dan Aristoteles,”Problemata dan De Anima” . Ia juga menerjemahkan De Voce” karya Galen.

7. Filsuf besar al-Kindi (874) telah menulis tujuh buku tentang musik.

8. Tsabit ibnu Qurra (901), Muhammad ibnu Zakaria ar Razi (929) dan Qusta ibnu Luqa (932)

9. Al Farabi, ia adalah musisi yang handal dan teoritikus musik yang hebat, karya-karyanya banyak mempengaruhi perkembangan musik Barat.

Rasanya kalau membaca sejarah di atas beserta tokoh2 islamnya, kita jadi menyadari, bahwa Sejarah kita yang sekarang ini sebenarnya terputus, atau sengaja di putus.

Dan itu bisa dimaklumi sebab ketika Baghdad di hancurkan oleh Hulagu Khan, maka seluruh peninggalan2 Islam, Kitab2 ilmu yang dikembangkan oleh umat Islam, di hancurkan dan di tenggelamkan di sungai Tigris, sampai air sungainya menghitam karena lunturan tintanya.

Atau ketika keilmuan Islam berkembang lagi di Cordova, maka kemudian Spanyol / Andalusia di kuasai oleh orang-orang Nasrani lagi, kembali lagi dilakukan “pemutusan Sejarah” dan sampai sekarang ini sehingga kita merasa bahwa orang-orang dari Baratlah sebagai sumber ilmu, sumber filsafat, sumber pengetahuan,dll termasuk sumber asalnya segala macam alat musik dan ilmu musiknya pula..

DI INDONESIA

Zaman Wali sanga, musik dimanfaatkan untuk dakwah. Mereka menciptakan Macapat (puisi jawa yang dilagukan), Dandanggula, Maskumambang, Pangkur, Sinom, Asmaradhana,.

Termasuk lagu ilir-ilir (ciptaan Sunan Kalijogo), juga lagu-lagu ciptaan dari Pangeran Wijil I (turunan sunan kalijogo) yang meneruskan beliau sebagai seorang Pujangga.Tak ketinggalan salah seorang guru Sunan Kalijogo yakni Sunan Bonang, yang namanya diabadikan sebagai salah satu nama alat musik gamelan (Bonang)

Wali sanga pula yang merakit instrumen gamelan jawa lengkap dengan komposisi musiknya.

Atau mungkin anda ingat dengan beduk ketika seseorang itu mau adzan?

Adakah itu ada di jaman Rasulullah saw ?

ataukah itu adanya hanya di Indonesia ini saja ?

sejak kapan adanya beduk yang membawa nada-nada tertentu itu.?

tak.tak..taktaktakta….dung..dung…dungdungdung…he..he..

Dan kalau kita telusuri sejarah pendidikan agama Islam di Indonesia ini, maka kita akan tahu, di pesantren-pesantren sebelum era intervensi materi dari pemerintah,

istilah kita pesantren tradisional, maka kitapun mengenal pembelajaran kepada para santri-santri itu melalui syair-syair yang dilagukan untuk lebih memudahkan hafalah bagi mereka.(nadhom-nadhom)

Ada nadhom jaljalut sughro,

ada nadhom jaljalut kubro,

ada nadhom minhajul asfiya’

ada nadhom sholawat nabi, dll

Ingatkah kita cara menghafal sifat-sifat Allah ketika tahun 1975 an ? mereka mengajarkan menghafal dengan dilagukan, dan itu sangat memudahkan bagi kita yang diajari…

Kemudian di masa sekarang ini, mulailah warna musik tidak lagi menjadi batasan bagi seseorang untuk berkarya dan memuja Tuhannya, serta seringkali menjadi sarana dakwah yang “halus” yang kadang terselubung.

Jenis musiknya mulai gambus, musik Melayu, kasidah dan mulai juga sudah cukup lama, irama dangdut (Rhoma Irama), pop (Bimbo, Novia Kolopaking,dll), rock (Dewa), klasik, jazz, nasyid, musik tradisinal-modern (Kyai Kanjeng dan Ki Ageng Ganjur-Emha Ainun), termasuk orkestra (Dwiki Dharmawan dan Hadad Alwi)

Tuhan sudah menganugerahkan kepada manusia telinga sebagai alat, dan Pendengaran sebagai sifatnya…

dan bukankah Nabi Bersabda “Allohul Jamal Yuhibbul jamil” ?

“Alloh itu Maha indah dan Cinta kepada keindahan” ?

lalu, tidak sadarkan kita bahwa lagu-lagu dan irama-irama itu selalu kita dengarkan disetiap saatnya?

baik  itu kita mau maupun tidak mau, baik itu kita suka maupun tidak suka..

irama-irama kipas angin yang berputar,

nada-nada angin yang berhembus sepoi-sepoi,

suara-suara langkah-langkah kaki yang membawa not-not sendiri….

semoga kita termasuk orang yang bisa mendengarkan percikan keindahan ilahi..

bersambung

salam

huttaqi

http://www.huttaqi.org

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.